Dimanakah Posisi Anda
Didalam bukunya “ The Cashflow Quadrant” pengusaha kaya dan penulis terkenal Robert T. Kiyosaki telah membagi empat bidang bagai mana cara orang dlam memperoleh uang.
Adapun ke empat bidang itu digambarkan oleh Robert T. Kiyosaki seperti ini:
The Cashflow Quadran ditulis oleh Robert T. Kiyosaki bagi anda yang sudah sampai pada persimpangan financial. Jika anda ingin memegang kendali atas apa yang anda lakukan hari ini untuk mengubah masa depan financial anda, sebaiknya anda menetapkan langkah anda.
Anda berada di Quadran mana?. Apakah Quadran itu sudah tepat untuk anda?.
Huruf dalam masing-masing Quadran mewakili:
E = untuk employee (pegawai) kategori untuk semua orang yang menerima upah/gaji.
S = untuk self-employed (pekerja Lepas) kategori orang yang menjalankan usaha sendiri,
Tapi bersekala kecil, misalnya: peraktek dokter, konsultan hukum, toko, supir dll.
B = untuk Business Owner (Pemilik Usaha) kategori orang yang memiliki usaha besar;
Contohnya: MC. Donald, Kentucky Fried Chicken, Ciputra dll.
I = investor (penanam Modal) kategori orang yang menanamkan uangya untuk kelompok
Usaha besar. Kelompok orang ini tidak banyak tapi mereka menguasai 75% uang
yang beredar.
Dari ke empat kategori yang berada diatas tersebut, dimanakah posisi anda saat ini?
Bila posisi anda adalah di :
‘E’ = Employee
Employee adalah sebutan untuk orang-orang yang cara mendapatkan unang ialah dengan bekerja kepada orang lain atau badan usaha dan dia menerima upah atau gaji dari hasil kerjanya. Orang yang termasuk dalam kelompok ini adalah mulai mereka yang berkedudukan dari Presiden Direktur sampai office boy. Baik itu diperusahaan swasta termasuk juga PNS, TNI, POLISI dan BUMN.
Orang-orang yang berada pada posisi ini sagat sulit bahkan tidak bisa memegang kendali atas finansialnya, karena financial mereka tergantung pada yang membayarnya.
Dikalangan swasta misalnya, akan lebih sulit lagi dan mereka juga sangat rentan dengan ketidak pastian financial, tidak adanya jaminan pension. Karena upah yang lambat kenaikannya, serta tunjangan yang minim belum lagi ancaman PHK yang selalu menghantui.
Mereka juga tidak bisa menentukan sendiri besaran income yang mereka inginkan, mereka juga tidak bisa bebas, harus selalu mengikuti aturan yang telah ditetapkan majikannya. Jadi semua sudah diatur sesuai keinginn dari pihak yang membayar mereka.
Mereka sudah tidak bisa bebas menentukan sendiri hidupnya.
‘S’ = Self-Employed
Self-employed adalah sebutan untuk orang-orang yang memperoleh uang dengan usaha sendiri. Mereka tidak menerima gaji ataupun bayaran. Tetapi mereka mendapatkan uang atas profesinya seperti: dokter, pengacara, artis, pemilik toko, restaurant, bengkel dll.
Walaupun pada umumnya pendapatan mereka jauh lebih besar dari pada seorang pegawai (employee), tetapi mereka selalu dibayang-bayangi oleh keterbatasan dan kemampun diri mereka sendiri.
Seorang dokter, pengacara, pemilik toko misalnya, apa bila mereka tidak membuka peraktek mereka pada hari ini, maka pasti hari ini mereka tidak akan memperoleh uang. Mereka kehilangan pendapatan mereka pada hari ini.
Demikian juga dengan para artis, tidak manggung berarti no money. Apa lagi ada masanya mereka sudah tidak laku lagi.
‘B’ = Business Owner
Business owner adalah orang-orang yang memiliki perusahaan besar yang dengan system yang sudah ada dan dapat berjalan tanpa kehadiran orang-orang tersebut. Dengan membayar orang lain (employer) untuk menjalankan systemnya. Sekalipun mereka bepergian dalam jangka waktu yang lama, perusahaannya akan tetap berjalan berkat system dan orang-orang yang bekerja diperusahaannya, dan bahkan bertambah maju.
Orang-orang yang berada di kelompok ini bisa dikatakan telah mengendalikan waktu dan financial mereka. Mereka tidak ditentukan oleh orang lain bahkan mereka yang mengatur banyak orang melalui system yang ada.
‘I’ = Invstor
Investor adalah sebutan untuk sedikit sekali orang. Sekelompok orang ini tidak lagi bekerja untuk mendapatkan uang, akan tetapi uang yang mereka milikilah yang bekerja untuk mereka. Dengan kata lain uang mereka yang telah menjadi sumber income mereka.
Orang-orang ini benar-benar 100% meguasai waktu dan keuangan atau financial mereka.
Mereka tidaklah banyak jumlahnya, tapi mereka menguasai 75% uang dunia. Padahal mereka cuma 5% dari penduduk bumi ini.
Sebenarnya di Quadran manapun anda berada, anda bisa ‘sukses’. Tapi kalau anda pada saat ini masih berada pada Quadran ‘E’ dan ‘S’, maka kesuksesan anda itu relative kecil baik jumlah dan kesmpatan anda untuk memperolehnya pun sangat kecil.
Oleh sebab itulah saya menganjak anda untuk berpindah Quadran dari Quadran ‘E’ dan ‘S’ ke Quadran ‘B’ dan kemudian baru ke ‘I’. itupun kalau anda mau.
Tetntu setiap orang mendambakan kebabasan dalam hidupnya baik dalam kebebasan waktu, keuangan, kebebasan mengatur diri sendiri. Kalau anda tetap bertahan di Quadran E dan S tentu itu tidak mungkin akan anda peroleh. Itulah mengapa banyak para pekerja bahkan PNS pun sering berdemo. Karena mereka tidak bisa menerima apa yang mereka inginkan. Demo bukanlah jalan keluarnya, semakin keras anda berdemo maka semakin dekat anda dengan PHK.
Untuk meraih keamanan financial, mau enggak mau anda harus pindah dari seorang pegawai (employeer) menjadi pengusaha (entrepreneur).
Entrepreneur itu tentu berada pada posisi kanan atas dari Quadran (B).
Ini bukanlah jalan yang mudah, tetapi imbalan yang anda dapatkan pada akhir perjalanan akan sangat setimpal dengan usaha yang anda lakukan. Ini adalah perjalanan menuju kebebasan financial anda.
Inginkah anda merebut peluang itu? Jika anda mau dan itupun kalau anda mau, maka ini yang akan anda peroleh:
- Punya banyak waktu untuk anda pribadi dan keluarga anda.
- Punya banyak uang yang bisa anda gunakan pribadi dan keluarga. Disumbangkan kebadan social dan proyek yang anda dukung.
- Menciptakan banyak laangan kerja dan menolong mereka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
- Bisa keliling dunia dengan keluarga.
Secara umum orang ‘E’, kalau menyangkut masalah uang, sering sangat menghargai rasa aman. Bagi orang ‘S’ Profesinalisme adalah segala-galanya karena keprosionalismenyalah dia dibayar. Itulah kekuatan mereka dan itu jugalah yang menjadi kelemahan mereka.
Perbedaan antara ‘E’, ‘S’ dan ‘B’ adalah; yang satu (E dan S) menginginkan lebih banyak bayaran, sedangkan (B) lebih menginginkan pengembangan usaha.
Cara menjadi ‘B’ yang sukses:
- Ambil langkah kecil
Sebagian besar dari kita, termasuk anda pasti sudah pernah mendengar perumpamaan “ perjalanan seratus kilo meter, pasti diawali dengan sebuah langkah kecil”
Saya menekankan hal ini krena terlalu banyak orang yang berusaha melakukan lompatan yang jauh kedepan, bukannya mengambil satu langkah kecil. Inginnya serba instant dan langsung jadi kaya dalam waktu yang singkat.
Keberhasilan financial jangka panjang, tidak ditentukan oleh berapa besar langkah anda didepan, itu sangat ditetukan oleh jumlah langkah yang and ambil, arah yang anda tuju.
Berusaha dengan terlalu banyak bertindak, terlalu sedikit pengetahuan akan membuat anda jatuh dan terbakar dalam kekecewaan.
“Kota Roma tidak dibangun dalam satu malam” dan “Tahukah anda cara memakan seekor gajah ?”. jawabannya adalah sedikit demi sedikit. Itulah yang saya sarankan untuk anda lakukan saat mengalami kesulitan dalam menghadapi begitu banyak hal yang harus anda pelajari dalam upaya melakukan perpindahan dari ‘E’, ‘S’ ke ‘B’ dan nantinya ke ‘I’.
- Bersikap baiklah terhadap diri anda sendiri dan sadarilah perpindahan ini tidak hanya melibatkan unsur mental tapi juga sangat melibatkan unsur emosi anda.
Setelah anda mengambil langkah kecil anda selama enam bulan sampai satu tahun, maka anda sudah siap dengan kata pepatah yang berikutnya, “kau harus bisa berjalan sebelum berdiri”, dengan kata lain anda sudah mulai berjalan dan sudah siap untuk berlari.
Itulah jalur yang saya sarankan. Kalau anda tidak menyukai jalur ini, maka anda bisa memilih jalur by pass, yaitu membeli karcis lotre atau togel, lantas anda bersemedi, siapa tahu hari ini anda beruntung.
Selamat berpindah Quadran,
Salam Tangguh;
Team Tangguh 3n