Inspiring Words

"Sebagian Orang Hanya Bermimpi Sukses Sementara Yang Lainnya Bangun dan Bekerja Keras Untuk Sukses"

Selasa, 31 Agustus 2010

3 KEBAHAGIAAN

Ada tiga tipe kebahagiaan, menurut Martin Seligman, pakar postive psychology, yang dapat anda check di YouTube.com. Menurut beliau ada Pleasure, Engagement, dan Meaning.
Kadang sebuah kebahagiaan yang terjadi karena sebuah aktifitas bisa mempunyai lebih dari satu karakter, bisa saja pleasure dan engagement dan meaning bersamaan datangnya.

Pleasure adalah kenikmatan, perasaan enak di tubuh kita, yang datang karena indera kita kena stimuli yang menyenangkan. Nikmatnya pijat ketika lelah, enaknya makan direstoran mahal, pemakaian obat terlarang, minuman keras yang memabokkan, diskotik yang hingar bingar, termasuk kenikmatan sexual.
Kebahagiaan tipe ini, pleasure, sering membuat kita selalu menginginkan lebih dan lebih, kita menjadi kecanduan, dan selalu ingin yang lebih lagi, lebih mahal, lebih enak, lebih banyak. Juga ada faktor semakin memudarnya nilai kenikmatan itu setelah kita lakukan berkali kali, seperti minuman keras baru akan memabokkan bila kita meminum lebih.

Engagement,adalah tipe kebahagiaan yang ke dua, atau Keterlibatan yang Membahagiaakan. Disini waktu berhenti dan kita menikmati sekali apa yang kita lakukan. Keterlibatan ini terjadi ketika kita sangat ‘masuk’ dalam apapun yang kita lakukan. Dari perenang pada pertandingan olympiade; wiraswasta yang workaholic bekerja keras; orang yang sedang kasmaran; mahasiswa yang sedang mengejar waktu menyelesaikan tugas.
Engagement, oleh Mihaly Csikszentmihalyi dari University of Chicago, diberi nama ‘Flow’. Riset panjang membuktikan bahwa orang yang mengalam Flow akan merasakan kebahagiaan dalam kehidupannya. Disana kita melupakan waktu, dan tidak terasa tiba2 sudah bekerja 9 jam nonstop.

Meaning, adalah tipe kebahagiaan yang ke tiga, atau Arti Kehidupan. Orang yang menemukan arti kehidupan akan lebih merasa berbahagia walaupun dia tidak merasakan pleasure sebanyak orang kaya atau para selebrity yang hingar bingar hidupnya. Agama dan spiritualisme membawa kita menemukan arti diri. Kepuasan karena anak kita telah ‘jadi orang’, rasa damai karena semua orang yang kita cintai berbahagia dan sukses, kebahagiaan kita karena bisa berbuat baik untuk sesema manusia.

Pemahaman ini diharapkan dapat mencerahi kita untuk lebih dapat melihat dengan jernih apa sebenarnya yang membuat kita dapat berbahagia dalam kehidupan ini. Bagaimana meninggikan nilai kebahagiaan kita dan bagaimana memilih tidakan dan cara kita untuk hidup
Nah, ketiga hal ini lah yang membentuk kata Happiness, atau Kebahagiaan, yang sebenarnya merupakan ujung dari pengejaran kita akan kehidupan ini. Apa yang akan anda lakukan untuk dapat mencapai “kebahagiaan anda”?

Salam Tangguh .

Team Tangguh 3n

JANGAN PUTUS ASA

Jangan Putus Asa

Ketika semuanya serba salah, sebagai mana biasanya,

Ketika jalan yang kau tempuh terasa mendaki,

Ketika uang hanya sedikit, sedang hutang melilit,

Dan kau ingin tersenyum, tapi terpaksa menangis,

Ketika semua urusan terasa membebanimu,

Istirahatlah kalau perlu, tapi jangan berhenti.


Hidup ini akan terasa aneh tanpa lekuk dan liku,

Seperti yang kadang kita alami,

Dan banyak kegagalan yang kita jumpai,

Ketika semestinya kita berhasil, ada saja yang menghalangi;

Namun jangan menyerah kendti gerak maju tampak lamban,

Siapa tahu berhasil pada usaha berikutbnya.



Keberhasilan adalah sisi lain dari kegagalan,

Seperti tinta dibalik awan keraguan,

Dan kau tak pernah tahu seberapa dekat tujuanmu;

Mungkin sudah dekat ketika bagimu masih terasa jauh;

Maka tetaplah berjuang bahkan ketika hantaman semakin keras,

Ketika segalanya tampak semakin buruk

Kau tetap tak boleh berhenti



(Clinton Howell)

E M B U N P A G I

Embun Pagi

Seperti embun yang selalu memberikan kesejukan dipagi hari
Secerah dan sehangat sinar matahari yang muncul setiap pagi

Seperti itulah harapan baru dan perubahan baru yang seharusnya kita hadapi di setiap harinya.

Ya…..sebuah harapan.
Dibalik menumpuknya masalah yang terjadi di negeri ini
Seolah-olah masyarakat di negeri ini telah lelah menghadapi musibah dan bencana yang terus bergulir dan berganti di berbagai pelosok negeri ini. Tsunami belum hilang dari ingatan, disusul gempa di Yogya, gempa Padang, kelaparan dan busung lapar, Lumpur Lapindo yang sampai saat ini belum mau berhenti, kebakaran hutan, banjir dimana-mana, pesawat terbang yang berjatuhan, kapal-kapal dilaut banyak yang tenggelam, terorisme, dan gunung Sinabung yang bangun dari tidurnya membuat puluhan ribu masyarakat Karo menjadi pengungsi, menjadi sebuah rentetan panjang BEBAN BERAT yang mesti ditanggung oleh bangsa ini.

Lelah memang…..
Rasanya tak sanggup lagi untuk menghadapi..
Tidak tau lagi harus berbuat apa..

Namun di balik itu semua,
Tuhan masih selalu memberi hari baru untuk negeri ini
Hari-hari baru yang merupakan kesempatan bagi negeri ini
Untuk sadar dan koreksi mengapa ini semua terjadi.
Hari baru untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang lebih berarti.
Hari baru yang siap diisi dengan perubahan penuh makna agar kehidupan kita tidak hanya berarti bagi sekelompok kecil saja, tetapi berarti bagi bangsa ini.

Kali ini, saya ingin mengajak pembaca untuk bersyukur atas anugrah hari-hari baru yang setiap hari kita nikmati.
Hari baru, harapan baru, laksana sejuk embun dan cerahnya sang surya di pagi hari.
Yang sedang menanti karya-karya terbaik anda untuk negeri ini.

Hari-hari baru ini, esok akan berganti. Jangan biarkan hari ini berlalu lagi, tanpa dihiasi hal-hal baru yang membuat hidup anda semakin bermakna.

Salam Tangguh

Team Tangguh 3n

P R O S E S

P R O S E S. . .

Indahnya Sebuah Proses…

Rasa manis akan terasa manis kalau ada rasa pahit
Warna putuih akan terlihat kalau ada warna hitam
Kegembiraan bisa dirasakan kalau ada kesedihan
Suatu kesuksesan akan terasa indah kalau ada kegagalan

Banyak orang di luar sana mengiginkan keberhasilan, kesuksesan, tapi mereka takut untuk menghadapi kegagalan. Mereka menganggap kegagalan adalah sesuatu yang sangat jelek, yang menakutkan, yang harus dihindari jauh-jauh.
Padahal kalau kita berpikir sebaliknya, bahwa kita bisa belajar dari kegagalan itu.

Alkisah pada sebuah kerajaan, ada seorang raja yang memiliki tiga orang putri.
Suatu hari bertanyalah sang Raja kepada ketiga putrinya tersebut, “Hai anakku, seperti apakah engkau mengasihi aku?” seperti mawar ayah, yang selalu wangi”, jawab putri pertama. Jawab putri kedua, seperti gunung ayah, sangat besar dan tinggi sekali. Tapi jawab putri yang ke tiga,” saya mencintai ayah seperti garam yang di laut”. Tiba-tiba sang raja marah besar dan lansung mengusir sang putri yang ke tuga ini pergi dari istananya., beliau merasa bahwa putrinya yang ketiga ini menghinanya dan taksayang kepadanya. Pada saat makan siang keesokan harinya, semua makanan sudah dihidangkan dan siap untuk disantap, saat raja mulai makan siang pada hari itu, muka sang Raja berubah dan mersakan ada yang kurang., Raja memanggil kepala koki dan bertanya mengapa mekanannya tidak enak dan terasa hambar, jawab sang kepala koki “ saya tidak memberikan garam pada semua masakan Tuan”. Dan sadarlah sang Raja garam juga dibutuhkan untuk menambah nikmatnya rasa masakan.
Sama halnya dengan garam, kegagalan pun dibutuhkan untuk merasakan nikmatnya sebuah keberhasilan.

Didalam semua bidang harus dimulai dari nol, mengalami proses dan diakhiri dengan sebuah keberhasilan.

AWAL/START ----------- PROSES -------- SUKSES/BERHASIL

Seorang anak kecil bisa berjalan, harus melalui sebuah proses ya itu belajar berjalan, dan mungkin si anak ini akan mengalami jatuh berkali-kali. Atau pada saat kita masih di sekolah SD kita belajar menulis, kan tidak sekali diajarkan menulis kita langsung bisa menulis, kita juga harus memulai sebuah proses belajar. Sebuah proses tidak akan pernah hilag dari kegiatan untuk terjadinya sebuah perubahan. Yang dimaksud dengn sebuah proses ialah perjuangan. Perjuangan untuk kerja keras, ulet, belajar (3M) (membaca buku, mendengarkan kaseet, dan menghadiri pertemuan-pertemuan motivasi). Dan melakukannya.


Sekali lagi jangan pernah menganggap perjuangan yang kita lakukan itu adalah sebuah momok/setan yang menakutkan, jawab TIDAK! Perjuangan yang harus kita lalui tidaklah seberat apa yang kita bayangkan, tidak harus ditempuh dalam jangka bertahun-tahun, apa lagi sampai puluhan tahun.
Proses yang kita lalui bisa lebih cepat dari biasanya, kita bisa memilih untuk memulai prose situ dengan sangat lama, biasa-biasa saja atau dipercepat. Dengan kita mempercepat proses yang kita lalui otomatis hasil yang kita terima juga kan cepat.
Awalnya memang semua tersa sangat sulit, asing, tapi setelah dijalankan tahap demi tahap semuanya akan menjadi terasa mudah.

Ini menunjukkan bahwa IMPOSSIBLE IS NOTHING!
Demikian juga dengan penciptaan pesawat terbang, dulu tidak ada yang berpiker tentang adanya besi yang beratnya ber ton-ton yang bisa melayang-layang di udara, tapi saat ini?. Demikian juga denga telepon misalnya, apa lagi jaman sekarang ini dengan adanya HP, kita telah bisa berhubungan denga orang dibelahan bimu manapun.. demikian juga dengan hidup kita, tidak mungkin sukses itu tidak ada.

Ingat, Tidak ada badai yang tidak berhenti, pada saat badai tiu berhenti maka akan terlihat pelangi yang sangat indah sekali. Saat kita behasil menyelesaikan semua prosesnya, kita akan melihat ada berkah dibaliksemuanya.
Lakukan sekarang juga…!!

Salam Tangguh

Team Tangguh 3n

M I M P I

MIMPI

Tentang Mimpi/impian/cita-cita, ada tiga type manusia yang mengidapnya:

1. pemimpi yang Cuma bermimpi saja. Orang-orang ini tidak pernah membuat mimpinya/impiannya/cita-citanya menjadi sebuah kenyataan.
Alam pikirannya hanya dipenuhi dengan hayalan-hayalan semata. Orang-orang seperti ini juga bersifat pasif dan devensif terhadap orang-orang atau masukan dari orang lain.
Sulit untuk membangunkan orang ini dari mimpinya, bukan tidak bisa tapi membutuhkan tenaga extra.

2. Pemimpi yang berhasil mewujutkan mimpinya atau impiannnya atau cita-citanya menjadi sebuah kenyataan. Orang-orang semacam ini adalah type orang-orang yang bekerja keras untuk mewujudkan impiannya. Mereka akan menjadi sangat professional dalam bidang yang mereka geluti. Dan akan mendapatkan apa yang ia impikan atau cita-citakan selama ini.

Tapi orang-orang seperti ini sangat rentan dalam perjalanan hidup berkariernya.
Misalnya ketika dia sudah meraih mimpinya,suatu ketika dia mengalami kejenuhan, atau mengalami masalah dengan profesinya. Seorang dokter misalnya; ketika dia tesangkut kasus mala praktek, maka cita-citanya tidak akan bisa berlanjut lagi. Orang-orang semacam ini akan sangat mengalami kesulitan bahkan akan prustasi berat. Sulit bagi mereka untuk memulai suatu profesi yangbaru. Ini karena adanya penolakan dari alam bawah sadar mereka, karena hal-hal yang baru tersebut bukanlah hal yang diinginkan atau dicita-citakan selama ini.
Mungkin hampir sama dengan yang kita kenal dengan daya imunitas tubuh. Dia akan bereaksi negative atau melawan sesuatu yang asing yang masuk kedalam tibuh kita. Demikianlah kira-kira orang yang type pemimpi ½ aktif.

3. Pemimpi yang terus menerus menciptakan mimpi-mimpi/cita-cita baru mereka. Ada pameo yang mengatakan “ Jangan Pernah Merasa Puas Diri:, bukan berarti kita kemaruk atau rakus ya.
Orang-orang yang mengidap type ini biasanya terus mengembangkan pikiran positif mereka dan selalu bersifat terbuka dengan segala sesuatu yang mereka lihat. Merekapun biasanya lebih dapat menerima dan akan selalu diterima dimanapun mereka berada.

Orang-orang ini tidak berhenti pada satu stasiun impian saja, lebih bersahaja dalam sikap hidupnya. Dia akan selalu termotifasi untuk stasiun-stasiun mimpi yang baru. Selalu kepingin tau, haus akan pengetahuan, berkemauan belajar yang keras, energig dan sehat

Dalam pikiran orang-orang seperti ini tidak mengenal kata menyerah, menyukai tantangan dan setiap masalah adalah tantangan yang harus dicarikan jalan keluarnya.

Berjalanlah dengan langkah tegap. Kembangkan terus impian/cita-cita anda.
Sama seperti seorang penerjun payung yang sudah sangat professional sekalipun (sudah memiliki ratusan ataupun mungkin ribuan jam terbang), tapi dia tidak pernah meninggalkan PAYUNG CADANGANnya didarat ketika dia melaksanakan penerjunan.

Selamat Membuat Impian-Impian Baru Anda.
Kalau Impian/Mimpi/Cita-cita anda hanya satu, bagai mana kalau anda sudah bosan..??
Jangan bermimpi saja…..::

Salam Tangguh

Team Tangguh 3n

Minggu, 29 Agustus 2010

W A K T U

W A K T U

Ada dua jawaban yang berbeda tapi sama kalau kita berbicara tentang waktu. Saya sering mendengar orang-orang berbicara tentang waktu, begini:

Tuan Polan mengatakan, sudah, saya sangat sibuk sekali,habis waktu saya sudah. Dari pagi sampi malam waktu saya sudah habis untuk bekerja. Engga adalagi waktu yang tersisa.
Pulang kerja, sampai dirumah badan dalam keadaan capek. Setelah mandi maka, situan Polan pun sejenak beristirahat sambil makan malam dan menonton TV kesangan dan tak lama kemudian harus pergi tidur supaya tidak kesiangan bangunnya basok pagi.
Karena bila kesiangan maka terlambatlah sampai ketempat kerjaan(kekantor). Kalau sudah begini alamat akan mendapatkan sangsi dari bos.

Rutinitas sehari-hari yang seperti ini yang harus dijalani si tuan Polan, sehingga si tuan Polan pun tidak ada lagi waktu untuk keluarga, bersosialisai dengan tetangga apalagi dengan Tuhan. Hidupnya habis dengan rutinitas yang sangat membosankan. Tapi harus dijalani dengan keterpaksaan. Engga ada pilihan lain.

Si tuan Delon mengatakan begini, dari jam 5 pagi saya harus sudah berangkat dari rumah dengan mengayuh beca saya menuju pangkalan pasar terdekat.
Setelah mengantarkan 2,3 x penumpang ketujuan mereka, maka penumpangpun mulai sepi. Pada umumnya jam 9 pagi penumpang sudah tinggal 1,2,3 saja, sedang beca yang menunggu ada 12-20.
Setelah memasuki jam 10an si tuan delon dan rekan-rekan sesame tukang beca mulialah memasuki cara mereka menghabiskan waktu mereka yaitu; ada yang bermain catur, gapleh dan yang lainnya, ada juga yang tiduran sampai jam 4 sore. Maka mereka kembali lagi memanfaatkan waktu mereka menarik becanya sampai kira-kira jam 8-9 malam. Setelah itu merekapun mulailah pulang kerumah mereka masing-masing. Sesampainya dirumah, tuan Delon pun istirahat sambil nonton TV. Dan tak lama kemudian tuan Delon pun ketuduran karena rasa ngantuk yang datang mendera.

Tuan Poland dan tuan Delon adalah adalah gambaran bagai mana cara-cara kebanyakan orang untuk menghabiskan waktu mereka.
Keduanya adalah orang-orang yang bekerja keras dena penuh dedikasi terhadap pekerjaan mereka.

Tuan Polan adalah pekerja keras dan memang dihruskan bekerja lebih keras lagi dari hari-kehari. Pagi hari harus suah berangkat kekantor tanpa memperdulikan hujan yang turun, kalaupun ada urusan keluarga anak yang sakit misalnya atau ada undangan tetangga maka semuanya itu harus diwakilkan oleh si tuan Polan. Tuan Polan tidak bisa dengan sembarangan meninggalkan pekerjaannya.
Dengan kata lain si tuan Polan sudah terikat oleh waktu bekerjanya.

Tuan Delon juga setali tiga uang dengan tuan Polan. Mau hujan atau ada urusan keluarga maka tuan Delon pun harus mengabaikan itu. Kalau tidak, maka tuan Delon pun akan menerima sangsi dari waktunya sendiri. Dia akan kehilangan pendapatannya hari itu, karena pelanggannya tidak akan menunggunya.

Tuan Poland dan tuan Delon sama-sama bekerja keras di bidang yang sangat berbeda sampai-sampai mereka tidak punya waktu lagi. Tujuan meraka sam. Menghabiskan waktu mereka untuk memperoleh uang.

Waktu adalah mata uang yang sesungguhnya, jadi bukanlah Dollar, Yen, ataupun Rupiah, (Time is Money).
Dollar, Yen dan Rupiah semata-mata hanyalah alat ukur untuk menghargai waktu itu sendiri. Berapa Rupiah anda dibayar perjamnya ?, sebegitulah harga waktu anda.
Waktu adalah alat penukar kita dengan sesuati yang kita ingin wujutkan; baik itu kesehatan, rumah, mobil, jalan-jalan dan yang lainnya.

Semua kita diberikan oleh Tuhan waktu yang sama yaitu 24 jam sehari. Tapi nilai tukar waktu kita tidaklah sama. Kebanyakan orang yang seperti diwakili oleh tuan Poland an tuan Delon yang ada diatas tadi. Bekerja kerasa sampai kehabisan waktu tapi nilai tukarnya sangat rendah atau tipis bahkan sering tidak ada nilainya. Alias terbuang dengan sia-sia. Telalu banyak nonton TV, ngerumpi, ngegosip misalnya.

Sementara itu sebagian orang menggunakan waktu bekerja yang sedikit, tapi dihargai dengan sangat mahal. Bahkan tidak jarang dari mereka nilai tukar waktu sejamnya tidak bisa dihabiskan dengan wantu 30 x 24 jam.

Jadi tentang waktu, bukan seberapa banyak waktu yang kita habiskan. Tapi seefektif, seefesien dan seberkualitas apa kita memanfaatkan waktu itu. Bukan kwantitasnya, tapi kwaliyasnyalah yang dihargai.

Bukan banyaknya kesibukan anda, tapi hasilnyalah yang dinilai. (Materi dan Non materi).

Manfaatkan waktu anda.

Salam Tangguh

Team Tangguh 3n

B A H A G I A

Bahagia

Sulit untuk menentukan standar atau ukuran dan definisi dari arti sebuah kata bahagia atau kebahagiaan. Karena ukuran kebahagiaan bagi setiap orang itu sangat berbeda. Seperti contaoh sebait lagu ini : I,am single but, I,am Happy. Sementara banyak orang yang rela mengorbankan keimanannya dengan datang kedukun-dukun untuk dicarikan jodoh. Atau; I,am Fat but, I,am sexy. Ya sama saja sementara banyak juga orang yang menghabiskan jutaan rupiah untuk menurunkan berat badan. So……?

Ya…saya punya seorang teman, dia adalah seorang dosen di sebuah perguruan tinggi yang cukup terkenal di kotaku, Bandung.
Teman saya yang dosen ini masih menempati sebuah rumah dinas diaman dia mengajar. Suatu hari saya datang berkunjung kerumah sang dosen tersebut, dan astaga..! ! kondisinya sangat jauh dari apa yang saya bayangkan mengingat dia adalah sorang dosen.
Bukan maksud hati saya menghina ataupun merendahkan teman saya tersebut, ketika saya masuk kedalam rumah sang dosen tersebut sungguh sangat memperihatinkan menurut saya. Bayangkan sofa yang saya duduki jebol disana-sini bahkan bisa kelihatan lantai dibawahnya yang juga kelihatannya jarang diepel. Bau apek seperti bau kencing tikus, kertas berserakan dimana-mana dan menempel didinding. Dan lagi ketika dihidangkan minum, juga diwadah cangkir pelastik yang ukuran, bentuk dan warna yang berbeda-beda. Lebih parahnya lagi (ini baru saya ketahui ketika saya pulang) ternyata kabel distri busi PLN kerumah sang dosen pun sudah dicabut dan ada kebel yang nyambung kerumah sebelah.

Pendek cerita dalam pembicaraan kami ada pernyataan sang dosen yang membuat saya berhebti bernafas dalam waktu sejenak. Beginilah bunyi pernyataan yang membuat saya sejenak berhenti untuk bernafas itu: “ Ya…kami sangat bahagia, saya sangat bahagia bisa jadi manusia yang bermanfaat/berguna bagi orang lain” ujarnya.
Catatan: sang dosen yang teman saya ini mempunyai seorang isteri dan dua orang puteri, yang satunya sudah duduk di SMA dan yang satunya lagi masih di SMP.

Ya……bahagia untuk diri sendiri/pribadi, memang kita bisa mengatakan demikian. Kita/saya bisa mengatakan bahwa saya sangat bahagia walaupun hanya memakai baju kaos yang sobek-sobek, makan nasi aking atau makan dengan nasi putih dan kerupuk saja.

Tapi..bagai mana dengan anak,istri atau suami kita..?? benarkah mereka bahagia hanya dengan memakai baju sobek-sobek…?? Makan hanya nasi dan kerupuk saja…??
Saya sungguh tidak dapat membayangkan seperti apa kebahagian yang dirasakan anak dan isteri teman saya itu.
Apalagi tuntutan gaya hidup jaman sekarang ini yang begituluar biasa. Orang punya HP saja tidak cukup satu. Dan lain-lain.
Apalagi untuk seorang anak perempuan yang sudah remaja dan menjelang dewasa. Sungguhkah dia bahagia ditengah-tengah lingkungan pergaulanya sehari-hari..??

Saudara-saudaraku, ukuran kebahagian yang hakiki bukanlah terletak pada kebahagiaan yang kita rasakan secara pribadi. Tetapi bagai mana kita bisa membahagiakan orang-orang yang kita cintai dan kasihi.
Pakailah standar yang berlaku umum untuk mengukurnya, karena kita hidup di tengah-tengah masyarakat yang memiliki nilai-nilai tentang kebahagiaan itu sendiri. Jangan egois.
Kita tidak bisa mengabaikan nilai-nilai tersebut begitu saja. Walaupun anda mengatakan saya bahagia dengan bertelanjang bulat. Tapi masyarakat akan sangat tidak setuju dengan kebahagian anda tersebut. Anda akan ditangkap dan dikirim kerumah sakit jiwa.

Nilai-nilai rohani dan jasmani haruslah seimbang. Tidak cukup bila salah satunya saja yang unggul. Nilai jasmani dan materipun haruslah diperhatikan. Sungguh, engga ada orang yang mau hidupnya miskin. Keseimbangan hidup adalah nilai dari sebuah kata keBAHAGIAan.

Satu hal yang sangat saya percayai tentang arti keBAHAGIAan adalah ketika kita bisa membahagiakan orang-orang yang kita cintai dan kasihi, juga orang-orang yang ada di sekitar kita. Maka secara otomatis kita akan lebih bahagia tentunya. Adakah kebahagian lain di atas itu dimuka bimi ini..??

Jadilah orang-orang yang berbahagia di atas kebahagian orang lain. Terutama di atas kebahagian orang-orang yang anda cintai dan kasihi.

Selamat menemukan kebahagian Anda.

Salam Tangguh

Team Tangguh 3n

Sabtu, 28 Agustus 2010

B e b a s

KEBEBASAN

Sebenarnya tidak sedikit orang yang sangat mendambakan atau mencari kebebasan dalam hidupnya. Celakanya 99% orang tidak pernah menemukannya karena memang mereka tidak tau bagai mana cara menemukannya. Karena mereka memang tidak pernah diajarkan atau dilatih mengUSAHAKANnya. Hanya orang- orang yang sudah dilatih jadi pengusahalah yang berusah menemukannya. Dan mereka menemukannya.

Karena indoktrinasi tentang keamanan kerja, maka kebanyakan orang membatasi pencarian mereka dari kebebasan financial. Kebebasan dan keamnan financial hanya ada pada pengusaha/entreprenur.

BAGAI MANA SUPAYA BEBAS?

Pajak (kebutuhan sehari-hari) dan hutang, dua alasan utama kebanyakan orang tidak pernah merasa aman. Menurut tiori CashFlow Quadran karangan Robert T. Kiyosaki, jalan menuju kebebasan financial itu dapat ditemukan pada sisi kanan dari CashFlow Quadran tersebut yaitu Bisnis atau Usaha. Yaitu menjadi pengusaha dan investor atau pemilik modal.
Sudah tiba saatnya kita mengetahui perbedaan antara keamanan financial dan kebebasan financial.

Apakah perbedaannya ?

1. Keamana pekerjaan
2. Keamanan financial dan
3. Kebebasan financial

Banyak orang beranggapan bahwa keamanan pekerjaan berarti keamanan financial….hingga orang tersebut terkena PHK atau pension dan takpernah lagi memperoleh pekerjaannya.

1. Keamanan Pekerjaan
Sangat banyak orang yang berprestasi dalam pekerjaan mereka dan banyak juga mereka yang terus sekolah dan bertahun-tahun barpengalaman dalam pekerjaan mereka, tetapi hanya sedikit yang mereka ketahui tentan PENGUSAHA atau ENTREPRENER. Meski mereka punya program pension mereka tetap merasakan tidak aman secara financial. Karena mereka hanya terlatih untuk memperoleh keamanan dan professional saja.

2. Keamanan Finansial
Beginilah keamana financial bagi seorang pekerja atau pegawai, (semua orang yang menerima bayaran baik itu yang namanya gaji ataupun upah) adalah pekerja. PNS ataupun swasta, engga perduli dia seorang PRESDIR, dia adalah pekerja.
Bukan hanya menabung untuk pension (PNS) mungkin tidak, dan berharap untuk mendapatkan yang terbaik, lingkaran ini menganggap sudah cukup baik mereka menjadi investor (kecil) bunga deposito, bukan menjadi investor professional.
Pola tersebut mencerminkan hidup financial mereka.

3. Kebebasan Finansial
Jika kita melihat kehidupan orang-orang super kaya, maka pada umumnya mereka berasal dari para Pengusaha, bukan dari para pekerja.
Bill Gates, Ruper Murdoch, Honda, Liem Swilioang dan masih banyak lagi,
(secara pendidikan bisa dikatakan mereka adalah orang yang gagal), tetapi mereka memiliki KEBEBASAN sampai keanak, cucu dan cicit-cicit mereka karena terus menerus menerima Royalty dari hasil usaha mereka.
Jadi pengusaha adalah jalan Anda untuk meraih KEBEBASAN FINANSIAL.
Sayangnya sampai saat ini masih lebih banyak orang yang memilih keamanan dari pada kebebasan financial, dengan cara lebih memilih menjdi pegawai/buruh.
Bahkan ketika keamanan ekonomi semakin berguncang, mereka semakin berpegang pada keamanan pekerjaan. Dan merekapun menghabiskan usia produktif mereka di sana.

BOS ANDA TIDAK INGIN ANDA MENJADI KAYA

Pada kenyataannya Bos anda tidaklah pernah bertugas menjadikan anda kaya. Tugasnya hanyalah memastikan agar anda menerima slip gaji setiap bulannya untuk disimpan (karena gaji anda sudah ditunggu oleh yang namanya tagihan-tagihan) dan anda tidak berhak menyalahkannya, karena dia BOS.

Tugas andalah untuk menjadikan anda kaya, itupun kalau anda mau. Maka mulailah dari sekarang menjadi BOS, minimal untuk diri anda sendiri.
Satu-satunya perbedaan antara seorang BOS dan pegawainya adalah apa yang mereka lakukan pada waktu luang mereka. BOS lebih memiliki banyak waktu luang untuk mencari peluang usaha lagi. Pekerja lebih memikirkan bagai mana mencari kerja denga gaji yang lebih besar.
Jika anda menjadi pekerja maka anda dituntut untuk bekerja lebih keras selamanya.
Jika anda bekerja keras menjadi pengusaha maka anda memiliki kesempatan menjadi BOS. Dan otomatis memiliki kebebasan itu.

SARAN SAYA

Dalam banyak kasus orang tida memiliki banyak waktu luang/modal untuk membangun sebuah usaha. Kabar baiknya adalah lebih banyak peluang untuk menjadi pengusha sukses saat ini dari pada dulu.
Meski tidak semudah memperoleh pekerjaan dengan upah minimum, kini telah terbuka lebar peluang bagi semakin banyak orang untuk dapat memperoleh kebebasan financial alias jadi BOS (Pengusaha).

Tiga (3) jenis system bisnis yang bisa anda pilih.

Menurut Robert T. Kiyosaki ada 3 jenis system bisnis yang baik dan sangat berkembang pada masa yang akan datang, yaitu:
1. Mengembangkan system sendiri (sangat mahal)
2. Bisnis Waralaba (mahal)
3. Pemasaran Jaringan (network Marketing) Murah.

Untuk pont 1 dan 2 masih membutuhkan modal yang tidak sedikit tetntunya. Jadi mungkin sedikit sekali diantara anda yang bisa mendirikan bisnis semacam itu.
Tetapi pada point 3. semua orang bisa dan mampu melakukannya dan peluangnya justru jauh lebih besar dengan resiko yang bisa dikatakan NOL untuk memperoleh kebebasan Finansial + kebebasan Waktu.
Jadi karena membutuhkan modal yang besar maka point 1 dan 2 tidak dibahas dalam tulisan ini.

Pada tulisan lain kita kan membahasan tentang pemasaran jaringan atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan MLM (Multi Level Marketing)

Salam Tangguh.

Team tangguh 3n

Jumat, 27 Agustus 2010

P E N S I O N M U D A

PENSION MUDA

Kata-kata Pension tidaklah asing bagi siapapun. Banyak menjdi pembicaraan, tidak saja dikalangan para pegawei (swasta, PNS.TNI, POLRI dan karyawan BUMN). Utnuk kalangan swasta umumnya kata pension merupakan momok yang menakutkan. Pension berarti ditutupnya keran penghasilan setiap bulannya, baik itu yang berupa gaji/upah dan tunjangan-tunjanganlainnya. Pesangon yang diterima pun tidaklah seberapa bahkan kadang dalam hitungan bulan sudah lenyam takberbekas bagaikan air didaun talas. Kalau dimodalkanpun hanya bisa buat usaha kecil-kecilan (warung). Sementara kebutuhan setelah pension tidaklah bertambah kecil. Bahkan semakin membesar seiring inflasi dan kondisi tubuh yang mulai rentan terhadap penyakit.

Sementara untuk kalangan PNS, TNI, POLRI DAN BUMN, sebenarnya juga tidak ada jaminan bakal dapat pension 100%. Contoh: Banyaknya kasus diman mereka tersandung masalah dalam perjalanan pengabdian sehingga mereka diberhentikan secara tidak hormat atau dipecat.

Disinilah penulis menyadari perlunya unntuk setiap orang agar membuat juga/mempersiapkan sendiri dana pension kelak dikemudian hari. Siapapun dia terutama dari kalangan swasta dan wirausahawan kecil dan menengah.

Salah satu caranya adalah dengan berinfestasi di perusahaan asuransi Unit Link.
Pengalaman penulis yang juga adalah seorang agen asuransi Unit Link, ternyata 90% calon nasabah menunda berinvestasi karena penghasilan yang masih minim. Jangankan buat berinvestasi, buat makan hari-hari ini saja masih tanda tanya besar. Jadi buat apa mikirin yang masih jauh kata mereka. Padahal pension itu pasti datang juga.

Cara yang lain adalah dengan menanam pohun/berternak uang (Tung Desem Waringin dalam bukunya yang berjudul FINANCIAL REVOLUTION), YA KITA HARUSLAH BERUSAHA/MENJADI PENGUSAHA (Entrepreneur).
Ada banyak cara menjadi pengusaha misalnya: menjadi agen asuransi, property, jasa dll.

Didalambukunya yang berjudul BUSINESS SCHOOL (Robert T. Kiyosaki), FINANCIAL REVOLUTION (Tung Desem Waringin), ANDA INGIN SUKSES (Julianto Eka Putra), DISTRIBUTOR MLM SANG MILLIUNER (Fienso F.A. & Endang Agustina) dll. Mengatakan menjadi pengusaha /entrepreneur di bidang Network Marketing (MLM) dapat membuat para pelakunya PENSION MUDA.

Pension muda dalam arti yang sebenarnya, yaitiu dimana walaupun sudah berhenti bekerja, tetapi penghasilan/income mengalir terus dan semakin deras dan besar. Besar volumenya bahkan dapat melampaui usia sang pelaku bisnis MLM tersebut. Dengan kata lain walaupun sipelaku bisnis tersebut sudah meninggal, aliran uangnya tidaklah serta merta ikut mati. Pohon uang/ternak uangnya akan tetap berbuah/beranak pinak dan memberikan pension terus sampai ke anak cicitnya.

Dengan demikian PENSION bukanlah kata-kata yang menakutkan bahkan menjadi satu kata yang sangat dirindukan agar dapat segera terwujud, agar kita dapat lebih menikmati hidup ini, jadi bukan mati-matian untuk hidup setelah Pension.

Menjadi Entrepreneur/pengusah di Network Marketing (MLM) bisa dikatakan tanpa modal dan tanpa resiko (asal jangan salah memilih perusahaan MLMnya). Bisa dilakukan oleh siapaun termasuk anda yang sedang bekerja sebagai pegawai swasta,PNS,TNI,POLRI,BUMN dan lain sebagainya, (bisnis sampingan pada awalnya). Ketika penghasilan di bisnis MLM sudah menyamai penghasian anda yang sekarang, setidak-tidaknya anda telah mempunyai pilihan (ingat punya dua kaki lebih stabilkan jalannya). Bahkan tidak sedikit yang segera berpindah dari pegawai (Employee) menjadi pengusaha (Entrepreneur). Kalau jaringan sudah terbentuk dan solit maka anda hanya tinggal memelihara saja dan hasilnya akan sangat cepat jauh melampaui kenaikan gaji/upah anda kalau anda terus menjadi Employee.

Dengan demikian maka anda sudah bisa bersiap-siap memasuki masa pension muda yang berkualitas.

KALAU BISA PENSION MUDA KENAPA HARUS MENUNGGU PENSIONK TUA.
Dalam bahasa kami dilingkungan agen asuransi, dipensionkan itu artinya perusahaan tempat anda bekerja mengatakan “ Maaf saudara, ada sudah tidak menguntungkan lagi bagi kami, anda sudak tidak produktif”. Jadi GOOD BYE..! !.

Selamat menjadi Pengusah/Entrepreneur…

Salam Tangguh;

Team tangguh 3n

MEMBANTU BERAPA BANYAK ?

MEMBANTU, BERAPA BANYAK ?

Membantu, (bukan pembantu/pembokat) adalah pekerjaan yang teramat mulia dan sebenarnya juga sangat menyenangkan. Bahkan semua agama mengajarkan arti tolong menolong. Ada kepuasan tersendiri bila kita bisa membantu orang lain bahkan besar pahalanya.

Membantu sering kali dikaitkan dengan beramal, berderma atau bahkan dianggab ber ibadah kepada Tuhan dan lain sebagainya. Bahkan saya sangat percaya pada orang yang paling jahatpun masih ada kemauan untuk menolong orang lain. Itu karena menolong adalah sebuah naluri yang diberikan Tuhan.

Naluri membantu atau menolong ada pada setiap mahluk yang bernyawa, bukan saja pada manusia. Naluri yang sama juga ada pada penulis dan juga anda. Penulis ingin mengajak rekan-rekan yang sedang membaca tulisan ini untuk lebih mengaktifkan naluri membantu tersebut.

Persoalan sering kali timbul ketika kita ingin membantu teman-teman, keluaraga dan banyak orang lainnya misalnya,justru kita tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan yang ada pada kita. Misalnya ketika kita tau ada orang yang membutuhkan pekerjaan, kita tidak bisa menbantu karena tidak adanya lowongan di tempat kita kerja, atau kalaupun ada orang tersebut belum tentu cocok dan tidak memenuhi persyaratan.
Atau ada teman yang sakit, kita tidak bisa membantu karena keterbatasan keuangan atau pengetahuan ita.

Itulah mengapa banyak diantara kita yang pada kahirnya tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menaruh rasa belas kasihan saja kepada mereka.
Kalaupun kita bisa membantu dengan posisi kita sekarang sebagai direktur sebuah perusahaan, atau BUMN atau pimpinan department pemerintahan misalnya; Pertanyaannya adalah seberapa banyak (orang) yang bisa kita Bantu?. Lantas bagai mana dengan yang lainnya?.

Jaringan atau jala yang digunakan para nelayan atau penangkap ikan saya ambil sebagai sebuah ilustrasi yang tepat dan cocok untuk bisa kita memahami bagai mana kita bisa membantu banyak orang. Dimana kita tau jaringan/jala yang dipakai para nelayan, mau apapun ukurannya itu hanyalah membdakan kapasitasnya saja.

Setiap jaringan/jala tersebut berpusat pada yang satu yaitu perahu atau orangnya. Nah perahu ataupun orangnya yang kita ibaratkan menjadi AKU atau SAYA. Saya sebutkan sebagai ANDA disini.
Andalah yang menjadi penjala atau sang nelayan, yang memegang jaring dan anda kan menjaring semua orang yang membutuhkan bantuan anda.

Membantu/menolong dalam hal ini adalah seperti bunyi sebuah pepatah yang mengatakan “ Janganlah memberi ikan, tapi berilah dia kailnya dan ajarilah dia memancing” sehingga dia bisa bebas mencari ikan sendiri.
Demikianlah maksudnya agar kita bisa membantu orang-orang dan orang-orang itu bisa membantu orang-orang lainya.

Bayangkan berapa banyak orang yang dapat anda bantu?, Ratusan, ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan orang anda bisa bantu.
Dahsyat sekali bukan ? Bukan hanya pahala membantu orang yang anda dapatkan, secara financial/uang pun anda tentunya bisa dapatkan dan itu besar sekali .

Itulah kekuatan sebuah jaringan (Power Of Duplication) pahala yang berlipat ganda. Dan hampir semua bisnis sekarang ini memperaktekkan system jaringan dalam pemasaran mereka. Cuma tidak semuanya memberikan keuntungan kepada setiap orang. Jaringan yang mereka bentuk adalah jaringan pasif. Mereka membuka kantor cabang dimana-mana semata-mata hanya untuk menggiring orang-orang untuk membelanjakan uangnya disana.

Kita bisa menebar jaring kita dari jenis jaringan aktif yaitu dengan menjadi seorang pebisnis Multy Lavel Marketing. Ini adalah jaringan aktif yang memberikan keuntungan yang sangat besar bagi semua orang, baik materi/uang dan non materi. Luar Biasa….
“Setiap Orang Yang Bekerja Mendapatkan Upahnya”

Selamat menjadi “P E M B A N T U”, yang luar biasa…..! !

Salam tangguh.

Team tangguh 3n

Kamis, 26 Agustus 2010

SPIRITUAL MOTIVASION#

SPIRITUAL MITIVASION

Sebaga orang-orang yang beragama (negara republic Indonesia) mewajibkan setiap earga negaranya beragama. Sudah sepantasnyalah kalau agama atau ibadah kita jadikan dasar sebagai motivasi kita yang terbesar untuk menjadi seorang Entrepreneur atau Pengusaha. Karena dengan motivasi secara spiritual ini yang merupakan motivasi yang terbesar yang bisa kita gunakan untuk memotivasi diri kita sendiri dan juga orang lain. Dorongan ini melebihi motivasi sekedar memperoleh materi/kekayaan, dan keseksesan duniawi semata.

Motivasi yang bersifat manusiawipun tentunya tidak boleh kita abaikan begitu saja. Kita pun bisa mendapatkan motivasi dari keuntungan materi walaupun itu mungkin kurang begitu kuat untuk memotivasi anda.
Kita termotifasi untuk terbebas secara financial, bebas waktu, bebas daru perintah atasan, bebas dari rutinitas, ingin bebas berkreasi dan mmmengeluarkan ide-ide atau menyalurkan hobby, ingin lebih dekat dengan keluarga dan lain-lain.

Maka menjadi seorang Entrepreneur adalah jawabannya. Jadi jangan ragi-ragu lagi, bulatkan tekat anda. Jadilah seorang Entrepreneur yang cakap.
Akan sangat sulit untuk membantu orang lain kalau kita sendiri juga masih tergantung penuh pada orang lain atau BOS yang membayar gaji kita. Waktu kita pun sudah habis disita sang BOS untuk membantunya agar sang BOS lebih kaya lagi.

Jangan percaya pada mitos-mitos yang salah seperti yang tersebut dibawah ini:
• SUKSES sulit untuk diwujudkan
• SUKSES hanya milik orang-orang/etnis tertentu saja,sudah takdir
• SUKSES adalah sebuah kebetulan dan keberuntungan
• SUKSES membutuhkan modal yang besar

Mitos-mitos tersebut juga membuat banyak orang yang berpikir mencapai sebuah kesuksesan harus memiliki:
1. Modal yang sangat besar (Honda, Bill Gates, Walt Disney) orang-orang miskin.
2. Tubuh yang sempurna (Hellen Keller, Beethoven,) orangorang cacat.
3. Penampilan yang menarik (Samuel L. Jacson, Danny DeVito)
4. Memiliki otak yang genius ( Thomas Alva Edison, Wright bersaudara,)
5. Mempunyai gelar yang banyak( Wright bersaudara)
6. Keturunan orang kaya (Jackie Chan, Sylvester Stallone)
7. Orang-orang yang mempunyai keberuntugan (Matshusita Konusuke)
8. Kemampuan bicara yang hebat (Whoopy Goldberg)
9. Banyak relasi (Harland Sanders)
10. Keluarga para pejabat (Abraham Lincoln)

Semua ini adalah mitos-mitos yang salah dan harus kita buang jauh-jauh dari pemikiran kita.

Jadi mari mantapkan tekad anda dan miliki keberanian untuk bertindak untuk menjadi seorang Entrepreneur, karena usaha adalah hal pelaksanaan. Orang yang hanya mempelajari ilmu bisnis, bukanlah seorang pebisnis. Orang-orang yang mencoba berbisnis maka ia akan menjadi pebisnis.

“ Ketika kita dapat melihat dan mendengar, maka kita hanyalah seorang penonton. Ketika kita melihat mendengar dan melakukan, maka kita adalah seorang pelaku”.

SIAPA TAKUT

Kurang percaya diri atau bahkan tidak percaya diri sama sekali adalah salah satu penyebab orang kehilangan keyakinan terhadap dirinya, terutama dalam menghadapi/mengatasi permasalahan yang ia hadapi. Akibatnya dia kehilangan kemampuan untuk memotivasi diri sendiri.

Takut, perasaan takut untuk melangkah. Pikiran negative biasanya sangat mudah merasuki orang-orang kurang bergaul atau yang hanya bergau pada lingkungan tertentu saja, kurang bergerak dan banyak melamun.
Ini menyebabkan orang-orang yang seperti ini sering menaruh prasangka jelek pada lingkungan atau orang yang bukan berasal dari lingkungannya.

Cara menghindari sikap-sikap seperti ini adalah dengan bersikap terbuka dengan semua orang/lingkungan. Bukan berarti lepas dari kehati-hatian. Berpikirlah yang positive. Hal ini akan sangat membantu diri kita dalam memotivasi diri sendiri.

Putus asa adalah perasaan yang membuat kita semakin terpuruk, tidak lagi memiliki samangat hidup, merasa tidak punya masa depan.
Kita haruslah meyakini bahwa dalam situasi semacam apapun pasti selalu ada harapan. Tumbuhkan iman percaya anda bahwa Tuhan yang anda sembah dan percayai itu tidak akan membiarkan anda. Tuhan tidak pernah jauh dari doa anda.
Di Negara yang paling kacau sekalipun, selalu saja ada orang-orang yang sukses di sana.

Maka bangunlah mimpi anda dan jadikan dia menjadi motivasi untuk bangkit kembali dan percayalah bahwa Tuhan selalu ada untuk anda.
Besar manfaatnya.

Team Tangguh 3n.

Rabu, 25 Agustus 2010

SPIRITUAL ENTREPRENEUR #1

SPRITUAL ENTREPRENEUR

Tidak bisa disangkal aktivitas semua orang adalah bekerja untuk memenuhi semua kebutuhan hidup dan kehidupanya. Bisnis menjadi bagian yang integral yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan kerohanian atau keberagamaan kita.

Inilah yang dimaksud dengan Spiritual Entrepreneur, yaitu bagai mana kita berbisnis dengan tetap menggunakan rambu-rambu yang telah ditetapkan dalam agama kita masing-masing. Sehingga dengan demikian kita tidak saja mendapatkan keuntungan duniawi semata, tetapi juga mendapatkan pahala diakhir kelak.

Saat ini sebagian besar orang masih menganggap berbisnis adalah urusan duniawi semata, yang tidak ada hubungannya dengan kehidupan kerohanian kita. Mungkin ia mungkin juga tidak, tergantung dari sudut mana dan cara kita memandangnya. Tapi kalau kita melihat dari sudut pandang yang lebih luas, misalnya: Kalau kita berhasil dalam bisnis kita, banyak uang atau dengan kata lain kita kaya raya, dan kekayaan atau uang kita itu kita pergunakan untuk membantu orang lain atau menjadi donator pada badan-badan sosial yang ada, tentulah ini bernilai ibadah dan tidak menjadi urusan duniawi semata.
Inilah motivasi awal yang harus kita kembangkan agar setiap orang terdorong untuk berbisnis/menjadi Entrepreneur.

Ditengah masyarakat, sering kita melihat justru orang-orang sukses/pengusaha kaya lebih mudah untuk memberikan bantuan atau pertolongan kepada orang yang membutuhkan , atau dengan katalain beramal.
Memang ada juga yang berpikir bahwa uang adalah sumber dari segala sumber kejahatan. Ya, semua itu kembali lagi tergantung bagai mana cara kita mengelola yang namanya uang tersebut. Uang memang bukanlah segala-galanya, tetapi segalanya harus pake uang. Termasuk pelayanan kerohanian anda. Tanpa uang tentu anda tidak bisa berbuat banyak. Untuk umat muslim misalnya, bagaimana berhaji kalau tidak punya uang?.

Bagai mana juga seorang ibu Theresia bisa membangun sebuah rumahsakit yang bagus di India, kalau tidak ada orang-orang kaya yang punya hati untuk memberikan dana/menjadi donator untuk proyek ibu Theresia tesebut?.

Masih banyak manfaat lain yang bisa kita peroleh dari berbisnis. Diantaranya dengan membantu orang lain dengan menciptakan lapangan kerja, sehingga dengan demikian orang itu bisa menjadi lebih sejahtera.
Semuannya itu tentu akan memberi nilai tambah yang baik, namun akan lebih bernilai jika kita tidak melakukannya karena keuntungan materi semata.

Bisnis yang bernilai Spiritual/ibadah juga bisa dilihat dari caranya kita berbisnis dan dari caranya kita memperoleh keuntungan. Oleh karena itu hendaknya kita melakukan bisnis sesuai dengan rambu-rambu atau aturan-aturan yang ada pada ajaran agama atau kepercayaan kita masing-masing. WIN-WIN SOLUTION kata kuncinya.

Team Tangguh 3na.

Selasa, 24 Agustus 2010

Sudah tepatkah posisi anda...??

SUDΑH TEPΑTKΑH KEBERΑDΑΑN ΛNDΑ SEKΑRΑNG?

by team Tangguh 3na.

ADΑ 3 KΑLENG COCΑ COLΑ, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama.
Ketika tiba harinya, sebuah truk datang kepabrik, mengangkut kaleng-kaleng minuman tersebut dan menuju ketempat yang berbeda untuk didistribusikan.
Pemberhentian pertama adalah supermarket local. Kaleng coca cola pertama diturunkan disini. Kaleng coca cola itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga RP. 4000,-

Pemberhentian kedua (2) adalah pusat perbelanjaan yang besar. Di sana kaleng ke dua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga RP 7.500,-

Pemberhentian terakhir adalah sebuah hotel bintang 5 (lima) yang sangat mewah. Kaleng coca cola yang ketiga (3) diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan hotel. Dan ketika ada yang pesan kaleng ini dikeluarkan bersamaan dengan gelas kristal yang berisi ES batu. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya kepad tamu hotel. Harganya menjadi RP 60.000,-

SEKΑRΑNG, PERTΑNYΑΑNNYΑ ΑDΑLΑH:
Mengapa ketiga (3) kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda, padahal diproduksi dari pabrik yang sama, di antar dengan truk yang sama dan bahkan ketiganya memiliki rasa yang sama.

Lingkungan anda mencerminkan harga anda. Apa bila anda berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri anda, maka anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila anda berada dilingkungan yang mengerdilkan anda, maka anda akan menjadi kerdil..

ORΑNG YΑNG SΑMΑ, BΑKΑT YΑNG SΑMΑ, KEMΑMPUΑN YΑNG SΑMΑ + LINGKUNGΑN YΑNG BERBEDΑ MENGHASILKAN NILAI YANG BERBEDA PULA.

BREAK YOUR LIMIT THROUGH YOURSELF!!!

Minggu, 22 Agustus 2010

9 langkah menjadi Pengusaha (Emtrepremeur)

Pada jaman yang semakin kompetitif ini, menjadi wiraswastawan tidaklah berarti lebih sulit dari 25 tahun lalu. Persaingan memang semakin tajam, situasi ekonomi tidak mendukung, teknologi merubah gaya hidup semua orang. Perubahan politik ekonomi Indonesia, dan semakin merebaknya Frachise model, memang membuat semakin sulitnya orang yang mau memulai bisnis baru dari nol, saya mencoba berbagi beberapa pemikiran untuk teman-teman yang ingin memiliki bisnisnya sendiri.

1. Kesempatan adalah kunci utama. Opportunity is the key. Tangkaplah kesempatan yang sesuai dengan “Passion” anda, carilah kesempatan yang sesuai dengan kemampuan anda. Kesempatan jadi kunci utama, ketajaman opservasi dan kejernihan analisa sangat diperluk untuk meraih kesempatan yang ada.

2. Lakukan saja. Just Go Do It. Tindakan, eksekusi, action, pada saat awal dari sebuah bisnis , jauh lebih penting dari strategi yang besar dan komplek. Kerjakan, perbaiki kalau salah, lakukan dengan lebih baik lagi, dan mengalir. Perhatikan kelakuan anda hari ini, minggu ini. Perbaiki layanan, dan sikap anda melayani pelanggan. Fokus pada tindakan. Kesalahan adalah hal biasa, perbaiki secepatnya, dan lakukan lagi.

3. Jual, jual, dan jual. Selling is more important than Marketing. Menjual adalah kemampuan kunci yang harus ada pada setiap pengusaha. Bakat alam atau pelatihan, tetap saja salesmanship adalah kunci utama pada pengembangan awal seorang entrepreneur. Word Of Mouth, referensi, dari mulut ke mulut (gunakan teknologi: dari email, facebook,twitter,dll), adalah alat bamtu yang cocok dan murah untuk marketing “Story” adalah senjata kuat untuk menebarkan “Core Talkable Difference” bisnis anda pada “Segmen Market” anda.

4. Carilah rekan yang mencintai pekerjaannya dan percaya pada visi anda. Hire people who embrace your vision. . Kita membutuhkan skillset yang pas untuk setiap pekerjaan, tapi pada awal sebuah bisnis, kita butuh orang yang bisa “all round”, bisa macam2, dan yang terpenting punya semangat dan optimisme dan keyakinan yang tinggi akan suksesnya bisnis kita.

5. Carilah teman, sahabat, bangum network yang mendukung bisnis anda. Build good Network. Kenalilah orang kunci yang bisa mensupport bisnis anda, bentuk jaringan persahabatan yang tepat. Jangan hanya berharap dari mereka, tapi lakukan hal-hal yang menguntungkan mereka. Jadikan mereka sahabat, jadikan mereka rekan bisnis anda, (sibiosis mutualisme perinsipnya).

6. Belajar, belajar, belajar. Learn, re-Learn and keep Learning. Semua pemula selalu punya banyak kesalahan, baik asumsi ataupun proses berbisnis. Belajar, dan perbaiki, dan lakukan lagi. Belajar yang berkesinambungan, baik dari membaca, mendengar kassett, ikut seminar, internet, dan masih banyak cara lainnya, selalu akan menjadi kunci untuk memperkaya kemampuan bisnis kita, lebih tajam, lebih hebat dalam berbisnis.

7. Menggapai Langit, Menginjak Bumi. Dream high, but keep your feet to the ground. Setiap bisnis dimulai dengan mimpi. Tetapi kita harus selalu ingat akan realitas, dan “menginjak bumi”. Kerendahan hati dan tingginya mimpi harus diseimbangkan dalam melakukan bisnis. Peliharalah mimpi anda, hari yang menyakitkan dapat diobati dengan mimpi indah saat akan masuk tidur. Mimpi dan optimisme adalah obat kita menghadapi pahitnya awal bisnis.

8. Bertahanlah, awal bisnis selalu sulit. Try to Survive. Sementara semua buku bisnis mengajarkan “segmentation, targeting, positioning, branding,differentiation” dan seterusnya, kita bertahan pada hari ini makan apa, besok jual apa. Data Amerika: 51 persen bisnis tidak bertahan dalam 5 tahun pertamanya. Saya kira buat pengusaha awal hanya 1 dari 5 pebisnis awal yang mampu mempertahankan bisnisnya pada 3 tahun pertama. Penghematan pengeluaran, fleksibilitas untuk berkompromi, dan keteguhan untuk terus berjalan, adalah hal-hal yang akan membuat kita mampu bertahan pada awal bisnis kita.

9. Selalu optimis dan bersikap positip. Positive Thinking and Optimism. Kemampuan kita merangkul kesulitan, menghadapai kepahitan, menerima kegagalan sementara dengan dada terbuka, serta selalu optimis bahwa kita bisa dan besok adalah hari yang lebih baik adalah hal yang penting. Pandangan bahwa sukses hanya tinggal ditikungan jalan depan, menjadikan perjalanan kita lebih dapat ditolelir, lebih mampu kita lewati, betatapun sulitnya. Terbukalah akan setiap kesempatan. Jangan pernah putus asa.

Itulah 9 hal yang saya anggap penting dalam memulai bisnis baru. Tentu, doa dan keyakinan anda pada Agama masing2 menjadi kunci spiritual dan emotional yang penting, bahkan saya yakin banyak yang akan menganggap hal tersebut adalah nomor satu dalam kehidupan bisnisnya.

Catatan ini untuk jenis bisnis baru, kecil yang dimulai dari awal, bukan untuk para “franchisee” dan bukan untuk bisnis besar yang membutuhkan 10 Milliard Rupiah atau lebih untuk memulainya.

Setiap pemimpin atau wiraswasta membutuhkan kemampuan teknis, kemampuan analisa dengan ketepatan keputusan, dan kemampuan emotional dalam mengembangkan bisnisnya. Membutuhkan knowlgde, skill dan attitude yang pas. Ada banyak buku, video, semiar, pendidikan pendek dan panjang yang akan mempertajam kemampuan kita dalam berbisnis, saya hanya mencoba mengawali 9 hal yang saya anggap penting dalam memulai bisnis baru. Selamat berbisnis, salam sukses selalu.

”Tangguh”