POWER
NUTRITION dibuat dari bahan alami pilihan yang terjamin ketersediaannya
dan diproses dengan mekanisme teknologi gradasi dan degradasi unsur
melewati proses piruvatisasi tingkat 3 sehingga langsung dapat
dimanfaatkan oleh jaringan tanaman.
POWER NUTRITION dibuat khusus untuk tanaman buah-buahan tahunan (mangga, jeruk, panili, lada, coklat, kelapa sawit, dll.). Walaupun juga dapat dipergunakan untuk tanaman buah-buahan semusim (cabai, tomat, melon, dll.)
POWER NUTRITION meningkatkan
produktivitas buah, dengan memperbanyak buah dan membantu pembuahan di
luar musim (faktor air cukup, iklim tidak ekstrim, hama penyakit
normal).
POWER NUTRITION
membantu mengurangi kerontokan bunga/buah dan membantu meningkatkan
kualitas buah (rasa, aroma, dan warna) serta meningkatkan keawetan buah
dari kerusakan setelah panen.
POWER NUTRITION mengurangi kebutuhan
pupuk makro (N, P dan K) hingga + 75% – 90%, sekaligus memperbaiki
kerusakan tanah secara bertahap, meningkatkan kesuburan tanah dan
membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.
CARA PENGGUNAAN
- Larutkan pupuk dalam air secukupnya.
- Siramkan ke sekeliling batang tanaman.
- Pemupukan dilakukan 2 – 4 bulan sekali.
- Pada musim kemarau pohon disiram air 2
– 4 kali (interval 1 minggu sekali) semenjak satu minggu setelah
aplikasi Power Nutrition.
- Pupuk makro (N, P dan K) dapat dikurangi 75% – 90%
KANDUNGAN UNSUR
N 2,04%; P2O5 1,28%; K2O 0,39%; Ca 0,55%; S
0,81%; Cl 8,30%; Mg 0,40%; Mn 0,06 ppm; Fe 0,72%;Cu 0,02 ppm; Zn 0,01
ppm; Na 1,01%; B 8,59%; Si 9,94%; Al 0,40 ppm; NaCl 0,61%; SO4 2,44%;
C/N ratio 5,23%; pH 8,81; Lemak 0,28%; Protein 12,75%; Karbohidrat
1,52%; Asam Humat 3,45%.
HORMONIK adalah Zat Pengatur Tumbuh atau hormon organik salah satu produk pertanian unggulan produksi PT. Natural Nusantara (NASA). HORMONIK memacu pertumbuhan, pengumbian, pembungaan dan pembuahan tanaman untuk mendapatkan hasil panen optimal.
HORMONIK mengandung Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Organik terutama Auksin, Giberelin dan Sitokinin, di formulasikan dari bahan alami yang dibutuhkan oleh semua jenis tanaman.
HORMONIK tidak membahayakan (aman) bagi kesehatan manusia maupun binatang.
CARA PAKAI :
- Dosis : 1 – 2 cc HORMONIK per 1 liter air.
- Penggunaan lebih optimal jika dicampur dengan POC NASA ( dosis 1 ttp HORMONIK + + 3 ttp POC NASA ) per tangki.
- Penggunaan dengan cara disemprotkan terutama pada daun tanaman hingga merata.
- Tanaman semusim : mulai pertengahan
usia tanaman hingga menjelang reproduksi, yaitu sebelum berbunga/
berumbi (3-6 kali semprot). Penggunaan semenjak awal tanam lebih baik.
- Tanaman tahunan : 2-4 bulan sebelum berbunga/berbuah ( 3-6 kali semprot).
- Unggas : 1 botol (500 cc) POC NASA / VITERNA Plus + 1 – 2 tutup HORMONIK, kemudian 1-2 cc campuran POC NASA/VITERNA Plus + HORMONIK dilarutkan dalam 1 liter air minum diberikan ke unggas (ayam) setiap hari satu kali.
DAYA GUNA :
- Mempercepat proses pertumbuhan tanaman.
- Memacu dan meningkatkan pembungaan serta pembuahan.
- Mengurangi kerontokan bunga dan buah.
- Membantu pertumbuhan tunas .
- Membantu pertumbuhan akar
- Memacu pembesaran umbi.
- Meningkatkan keawetan hasil panen.
- Memacu dan meningkatkan bobot unggas/ternak.
POP SUPERNASA adalah Pupuk Organik Padat produksi PT Natural Nusantara. Formula alami yang terkandung dalam pupuk organik
ini secara khusus berfungsi memperbaiki kerusakan tanah secara fisik
(menggemburkan), secara khemis (menyediakan semua unsur hara
essensialbagi tanaman) dan secara biologis membantu perkembangan
mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman. Pupuk Organik Padat SUPERNASA dapat mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia (urea, SP-36, dan KCl) atau pupuk NPK.
Formula ini khusus tanaman yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi :
A. Fungsi utama :
1. Memperbaiki lahan-lahan yang rusak :
- Meningkatkan kesuburan fisik : memperbaiki tanah yang keras berangsur angsur menjadi gembur.
- Meningkatkan kesuburan khemis : memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap bagi tanaman.
- Meningkatkan kesuburan biologis : membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.
2. Mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia (Urea, SP-36 dan KCl) atau pupuk NPK sebesar kurang lebih 25% – 50%.
B. Fungsi lain :
- Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi atau hasil panen tanaman.
- Melarutkan sisa-sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga dapat dimanfaatkan tanaman kembali.
- Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah.
Catatan : jika digunakan bersama POC NASA maka POP SUPERNASA hanya diberikan (disiramkan) sekali sebelum tanam sebagai pupuk dasar.